Makmurkan Masjid, Berdayakan Umat

Berita

Anies Baswedan Silaturahim ke Masjid An-Nuur

MASJIDANNUUR.com| Jakarta–Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap, orang tua berperan dalam proses belajar anak. Sebab, pendidikan anak usia dini menjadi salah satu dasar dalam pembentukan karakter seseorang.

Semasa menjabat sebagai Mendikbud Anies memang pernah membuat gebrakan berupa pendidikan keluarga, contohnya adalah gerakan mengantar anak pada hari pertama ke sekolah. Kini setelah menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies berencana meneruskan program pendidikan keluarga tersebut.

Menurut mantan Rektor Universitas Paramadina Jakarta itu, pendidikan memang berawal dari rumah, dan anak sebenarnya menghabiskan lebih banyak waktu juga bersama orang tuanya.

“Nantinya orang tua akan berperan aktif dalam proses belajar anak di rumah,” kata Anies seusai mengikuti subuh berjamaah di Masjid An Nur, Kalimalang, Jakarta Timur, Minggu pagi (22/1/2017).

Dalam kesempatan itu, Anies juga menjelaskan maksudnya membuat program mengantar anak pada jari pertama sekolah. Hal tersebut merupakan contoh nyata keterlibatan orang tua kepada proses pendidikan anaknya.

“Tujuannya agar orang tua bertemu dengan guru yang nantinya mengajar anaknya, sehingga orang tua merasa yakin kepada sekolah,” paparnya.

Maka dari itu, Anies memiliki rencana yang sama dengan mengembangkan apa yang dia lakukan di Kemendikbud ke Pemprov Jakarta. Sehingga nasib pendidikan keluarga, rutenya akan jalan terus.

“Akan kami teruskan, programnya akan jalan, dan ini masih kami rencanakan bagaimana nanti bentuknya,” kata inisiator Indonesia Mengajar itu. [FAT]

Mewaspadai Bangkitnya Komunis di Indonesia

MASJIDANNUUR.com| Jakarta–Bukan isapan jempol semata, komunis yang pernah membuat sejarah kelam di negeri ini pelan tapi pasti kian menunjukkan eksistensinya. Pengikut komunis mulai terang-terangan menampilkan simbol-simbol Partai Komunis Indonesia (PKI) berbentuk palu arit kian marak.

Pengajian pekanan yang diselenggarakan di Masjid An-Nuur Jakarta Timur pada Ahad, 15 Sya’ban 1347/ 22 Mei 2016 disampaikan oleh Ketua Bidang Hubungan Kelembagaan Internal Dewan Dakwah Islam Indonesia Drs. H. Mas’adi Sulthani, Lc dengan mengambil tema mewaspadai bangkitnya komunisme di Indonesia.

Menurut Ustadz Mas’adi, umat Islam harus mewaspadai adanya kebangkitan PKI yang dulu pernah membasmi umat Islam di negeri ini. Sejarah kelam komunis telah menjadi catatan bangsa akan kebiadaban komunisme, baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri.

Menurut data, komunis di dunia telah membantai umat manusia sebanyak 127 juta jiwa di 76 negara di dunia. Artinya, dalam setahun, komunis telah membunuh manusia sebanyak 1.6 juta jiwa per tahun. Sangat disayangkan jika akhir-akhir ini mulai ada orang-orang yang akan membangkitkan komunisme gaya baru.

Menurut Ustadz Mas’adi, ada tiga jargon kelompok komunis gaya baru di Indonesia: Pertama, mereka berdalih memperjuangkan hak asasi manusia (HAM). Kedua, mereka berjuang untuk demokrasi. Ketiga, mereka tidak anti agama.

Pertama, dengan dalih hak asasi manusia para komunis ini mencoba menjunjung tinggi nilai-nilai HAM, sementara mereka lupa bahwa mereka telah berbuat aniaya tehadap ratusan juta manusia yang mati di tangan komunis. Mereka memiliki doktri meneror, menghalalkan segala cara asal tujuan tercapai. Karena itu, komunis adalah penghancur dan bukan penjaga HAM.

Kedua, mereka menjunjung demokrasi. Sementara di mana pun komunis ada di Negara-negara selalu menjadi partai tunggal dan berkuasa bertahun-tahun. Mereka tidak mengenal multi partai dalam berpolitik.

Ketiga, katanya tidak anti agama. Pada tahun 1957 ijtima para ulama yang pernah diselenggarakan di Sumatera memutuskan hasilnya bahwa dari sudut pandang agama, ajaran komunis adalah kufur dan menyesatkan.

Dalam banyak hal, biasanya komunis akan bangkit jika 4 syarat di suatu Negara sudah terjadi, yaitu pertama menciptakan kondisi hukum yang tidak adil.  Keputusan yang tidak adil akan melahirkan ketidakstabilan di masyarakat.

Kedua, menicptakan caosh di mana-mana. Masyarakat mudah tersulut dengan provokasi tak berdasar, sehingga masyarakat rentan terjadi perselisihan dan terjadi insiden yang tidak diinginkan. Ketiga, jurang antara yang kaya dan miskin sangat dalam.

Jika empat syarat di atas terpenuhi, maka akan menjadi ladang subur paham komunis berkembang di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, umat Islam harus selalu waspada dengan bahaya laten ini. [FAT]

Menyegarakan 11 Hal Berikut saat di Dunia

MASJIDANNUUR.com| Jakarta–Hidup di dunia harus berlomba-lomba dalam kebaikan. Dalam Islam, ada beberapa persoalan yang harus disegerakan pelaksanaanya. Untuk itu, pengajian bulanan oleh Ustadz HM Arifin Ilham di Masjid An-Nuur pada Sabtu, 24 Jumadil Akhir 1437/ 2 April 2016 mengambil tema “Hal-hal yang Harus Disegerakan”.

Sahabatku, inilah yang harus kita segerakan dalam hidup di dunia yang sebentar ini. Pertama, segera bertaubat sebelum ajal tiba. Manusia tidak bisa menjamin umurnya, setiap saat manusia bisa mati tanpa manusia mengetahuinya. Karena itu, dalam Islam anjuran bertaubat menjadi hal yang penting dalam hidup di dunia ini.

Kedua, segera tegakkan shalat sebelum habis waktunya. Ketika terdengar suara adzan, sebenarnya itu adalah panggilan dari Allah untuk hambanya. Muadzin sebagai perantaranya. Maka pahala seorang muadzin sangat besar karena menjadi perantara Allah untuk memanggil orang mukmin untuk shalat berjamaah.

Ketiga, segera tunaikan zakat sebelum datang bala, karena zakat menolak bala. Zakat akan menyuci jiwa manusia dari dosa sehingga selamat di dunia dan akhirat. Allah akan berikan cara mengambil harta manusia yang tidak berzakat, baik melalui penyakit, bangkrut dan lain sebagainya.

Keempat, segera laksanakan haji kalau sudah mampu, kalau tidak, matinya seperti orang Yahudi. Ketika kondisi sudah mampu untuk menjalankan haji sebaiknya segerakan untuk berhaji agar kita tidak mati seperti orang Yahudi.

Kelima, segera selesaikan hutang, kalau tidak jadi perkara di alam kubur sebab hutang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Keenam, segera minta maaf selama masih di dunia, kalau tidak segera meminta maaf akan dibalas di akhirat nanti. Ketujuh, segera menguburkan jenazah muslim. Kedelapan, bila telah selesai satu urusan, bersegeralah menyelesaikan urusan berikutnya. Kesembilan, segera nikah, sebab akan muncul banyak fitnah ketika belum menikah, untuk menjaga dari fitnah itu bersegeralah menikah.

Kesepuluh, segera mengembalikan harta yang tidak halal sebab jika tidak segera dikembalikan akan menjadi beban siksaan di akhirat kelak. Kesebelas, setelah mendengar nasehat yang baik, maka sesegralah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Subhaanallaah. Semoga Allah jadikan kita hambaNya yang tidak menyia-nyiakan waktu hidup di dunia ini untuk bekal panjang di akhirat nanti. Aamiin.

Subhanallah, lantas bagamana caranya agar kembali menghidupkan hati yang mati? Pertama, mulailah dengan sungguh-sungguh bertaubat. Allah janji akan mengubah keadaan mereka yang sungguh-sungguh bertaubat, “yubaddilullaahu sayyiaaatihim hasanaat” (QS Al Furqan(25): 70). Tadinya kotor menjadi bersih, tadinya hina menjadi mulia, tadinya mati menjadi hidup, tadinya hatinya keras menjadi mudah menangis.

Kedua, banyak berdzikir, beristiqhfar dan bershalawat, “Liyukhrijakum minazhzhulamaati ilan nuuri“, mereka yang banyak berdzikir, Allah keluarkan dari kegelapan menuju cahayaNya” (QS Al Ahzab(33): 41-44). Dan Rasulullah pun mengingatkan bahwa perbedaan hamba yang berdzikir dengan yang tidak, seperti orang yang hidup dengan yang mati.

Ketiga, menghidupkan sunnah-sunnah nabi Muhammad SAW, seperti menegakkan shalat malam, tadabburul Quran, berjamaah di masjid, sedekah, selalu menjaga wudhu’, dan sebagainya. Lakukan dengan kesadaran, kecintaan kepada Rasulullah, dan lakukan istiqamah terus menerus, jangan putus. maka “wa ashlaha baalahum“, Allah ubah keadaan mereka (QS Muhammad(47):  2).

Tentu yang paling utama adalah serius dalam taat, maka banyak keajaiban pada hamba Allah yang sungguh-sungguh taat, “Barangsiapa bertakwa sungguh-sungguh maka Allah tunjukkan jalan keluar dari masalahnya, dan rizki yang tidak pernah ia duga.” (QS Ath Thalaaq(65): 2-3). [FAT]

Page 1 of 512345

ALAMAT

Masjid An-Nuur Perumahan Permata Timur Curug Kalimalang Jakarta Timur 13450
Phone: (021) 86900849
Fax: (021) 86900877
Website: http://masjidannuur.com
Email: masjidannuur212@gmail.com

DISCLAIMER

Important: This site has been setup purely for demonstration purposes and all the content are designed to showcase the uDESIGN WP theme as it could look on a live site.
All images are copyrighted to their respective owners.