Jurnal Security https://jurnalsecurity.com Beritanya Satpam Indonesia Mon, 21 Sep 2020 14:08:44 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.5.1 https://jurnalsecurity.com/go/wp-content/uploads/2017/04/cropped-LOGO-JS-AJA-32x32.png Jurnal Security https://jurnalsecurity.com 32 32 GADA-86 Gelar Pendidikan Gada Pratama dan Madya Sesuai Protokol Kesehatan https://jurnalsecurity.com/gada-86-gelar-pendidikan-gada-pratama-dan-madya-sesuai-protokol-kesehatan/ https://jurnalsecurity.com/gada-86-gelar-pendidikan-gada-pratama-dan-madya-sesuai-protokol-kesehatan/#respond Mon, 21 Sep 2020 14:08:44 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11746 JURNALSECURITY | Bandung–PT. Graha Yutaka Muda (GADA-86) merupakan perusahaan bergerak di bidang jasa Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Satuan Pengamanan (Satpam) menggelar Pendidikan Pelatihan Satuan Pengamanan Gada Pratama dan gada Madya angkatan pertama tahun 2020 pada Senin, 21 September 2020 bertempat di Griya Krida Arcamanik, Sekesalam, Sindanglaya, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Menurut Direktur GADA-86 Rudi […]

The post GADA-86 Gelar Pendidikan Gada Pratama dan Madya Sesuai Protokol Kesehatan appeared first on Jurnal Security.

]]>
JURNALSECURITY | Bandung–PT. Graha Yutaka Muda (GADA-86) merupakan perusahaan bergerak di bidang jasa Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Satuan Pengamanan (Satpam) menggelar Pendidikan Pelatihan Satuan Pengamanan Gada Pratama dan gada Madya angkatan pertama tahun 2020 pada Senin, 21 September 2020 bertempat di Griya Krida Arcamanik, Sekesalam, Sindanglaya, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Menurut Direktur GADA-86 Rudi Nursholeh, kegiatan pembukaan Diklat dihadiri oleh jajaran Tim Gada-86 dan jajaran kepolisian lainnya yang ditugaskan menghadiri pembukaan tersebut. Kegiatan diklat megikuti standar protokol kesehatan.

Rudi yang juga Sekjen Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) DPD Jawa Barat mengatakan, kegiatan diklat ini kerjasama antara GADA-86, APSI dan pihak Kepolisian.

Upacara dipimpin langsung oleh AKBP Sunarya S.Pd. M.H. Sebagai kepala khusus satpam Se-Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat kepada peserta didik yang telah selesai melaksanakan pendidikan satuan pengamanan dengan baik dan dinyatakan Lulus.

AKB Sunarya juga menjelaskan. “Dalam Perkap 24 tahun 2007 telah dijabarkan seputar registrasi KTA satpam secara rinci, tepatnya tertuang dalam Pasal 34 dan Pasal 36 bahwa di wajibkan seorang satpam mempunyai KTA dan di terbitkannya KTA mengikuti diklat,” ungkapnya.

“Waktu pelaksanaan Diklat sesuai ketentuan 21 hari dengan menggunakan pola 232 jam pelajaran, dengan pandemi ini ada kebijakan dari pimpinan 16 hari untuk pelaksanaan Diklat,” jelasnya.

AKB Sunarya menjelaskan terkait seragam satpam yang akan diganti, sebelumnya seragam satpam diketahui berwarna putih biru dan biru tua. Namun kini seragam satpam berganti berwarna coklat seperti seragam dinas kepolisian dan pemberlakuannya sudah diatur dalam Peraturan Kapolri.

“Meskipun dibenarkan untuk perubahan seragam satpam pihak kepolisian Polda Jawa barat belum ada perintah mensosialisasikan dari Jakarta Mapolrestabes, jika sudah ada perintah baru dari jajaran kepolisian Jawa barat akan bertindak lanjut melaksanakan perintah mensosialisasikan perubahan seragam satpam, “ucapnya

Susilo sebagai kepala pusdiklat Satpam PT. Graha Yutaka Muda (GADA-86) Melaksanakan giat Diklat di masa pandemi Covid-19 ini sungguh untuk memberikan yang terbaik kepada calon-calon satpam dan yang sudah menjadi satpam mengikuti aturan pemerintah tidak berkerumun.

“Sesuai dengan Perpol no 4 tahun 2020 tgl 5 Agustus 2020 tentang Pengamanan Swakarsa, kita melaksanakan diklat ini,” ungkap Susilo.

“Di beberapa titik di sediakan disinfektan, pencuci tangan, jajaran yang mengikuti  acara upacara pun mengunakan masker,” jelasnya.

“Dalam upacara tersebut diikuti sebanyak 58 orang LuLus Diklat Satpam gada Pratama dan 4 orang Lulus Diklat gada Madya,” imbuhnya.

Selain itu juga Susilo menambahkan, “Dari kegiatan diklat ini, kami berharap mereka yaitu para peserta diklat dapat menerima atau menyerap pembekalan materi dan pembekalan untuk pemantapan fisik bagaimana menjadi tenaga satpam atau petugas kemanan yang hanndal dan profesional, berkembang dengan baik berikut gada – 86 semakin maju dan sukses,” pungkasnya. [fr]

The post GADA-86 Gelar Pendidikan Gada Pratama dan Madya Sesuai Protokol Kesehatan appeared first on Jurnal Security.

]]>
https://jurnalsecurity.com/gada-86-gelar-pendidikan-gada-pratama-dan-madya-sesuai-protokol-kesehatan/feed/ 0
Wakapolri Sebut Seragam Mirip Polisi Menjadi Kebanggaan Satpam https://jurnalsecurity.com/wakapolri-sebut-seragam-mirip-polisi-menjadi-kebanggaan-satpam/ https://jurnalsecurity.com/wakapolri-sebut-seragam-mirip-polisi-menjadi-kebanggaan-satpam/#respond Mon, 21 Sep 2020 13:23:02 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11743 JURNALSECURITY | Jakarta–Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja bersama Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono membahas anggaran Polri tahun 2021. Dalam rapat tersebut, Komisi III DPR RI juga menyoroti isu munculnya Pam Swakarsa. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI Supriansa saat rapat di MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2020). Dalam pernyataannya, Supriansa mengkhawatirkan perubahan warna seragam […]

The post Wakapolri Sebut Seragam Mirip Polisi Menjadi Kebanggaan Satpam appeared first on Jurnal Security.

]]>
JURNALSECURITY | Jakarta–Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja bersama Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono membahas anggaran Polri tahun 2021. Dalam rapat tersebut, Komisi III DPR RI juga menyoroti isu munculnya Pam Swakarsa.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI Supriansa saat rapat di MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2020). Dalam pernyataannya, Supriansa mengkhawatirkan perubahan warna seragam petugas satpam yang mirip seragam polisi dapat berpotensi membuat petugas satpam melakukan tindakan yang sewenang-wenang kepada masyarakat.

“Sebagaimana yang terjadi di dalam berita di tengah masyarakat banyak yang mempersoalkan soal baju Pam Swakarsa yang sebagaimana undang-undang atau Peraturan Kepolisian Nomor 4 (tahun) 2020. Di situ dijelaskan tentang Pam Swakarsa di mana bajunya kan mirip baju polisi,” kata Supriansa dilansir Detik.com.

“Apakah sudah pernah dipikirkan Pak Wakapolri kemarin-kemarin ini kan.. sedangkan dia (satpam) jauh dari model bajunya dengan polisi, kadang ditemukan ada security atau satpam yang bertindak seakan-akan polisi.. ada dua keinginannya, menakuti masyarakat dan ada juga mungkin hal-hal lain. Ini patut juga kita sampaikan karena bisa kejadian seperti itu,” sambung politikus Partai Golkar ini.

Supriansa meminta polisi melakukan antisipasi apabila ada petugas satpam yang menyalahgunakan kewenangan yang telah diberikan dalam aturan terkait Pam Swakarsa.

“Jangan sampai Pak Wakapolri, ini bertindak seakan-akan, ini mumpung kalau kira-kira bisa terjadinya tindak pidana atau kriminal. Tapi kalau dia sendiri yang tidak bisa menahan godaan sehingga seakan-akan bertindak sebagai polisi lalu mendapatkan sesuatu dari masyarakat. Itu yang patut diantisipasi di lapangan,” ujar Supriansa.

Dalam rapat itu, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono yang hadir secara virtual menjelaskan sejarah singkat kelahiran satpam. Menurutnya, satpam hadir guna membantu Polri dalam mengemban tugas dan fungsi kepolisian terbatas.

“Tadi juga ada pertanyaan dari pak Supriansa soal Pam Swakarsa ini. Jadi kami jelaskan secara historis bahwa kelahiran satpam pernah membantu Polri dalam mengemban tugas dan fungsi kepolisian terbatas,” kata Gatot.

Menurutnya, hal ini juga tertuang secara sah dalam undang-undang. Khususnya dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 dan PP Nomor 43 Tahun 2012.

“Nah tentunya mengapa memasukkan ini dalam aturan kepolisian? Nah ini merupakan penjabaran daripada UU itu sendiri,” sebut Gatot.

Lebih lanjut, Gatot menjelaskan tujuan dari perubahan warna seragam satpam. Menurutnya, hal itu dilakukan agar menumbuhkan sinergitas serta kebanggaan profesi satpam sebagai bagian yang membantu kepolisian dengan tugas terbatas.

“Kenapa kok pakaiannya sama?’ Sebenarnya membangun ini kedekatan kondisional dan upaya membangun sinergitas antara Polri dan satpam sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas. Kemudian membangun kebanggaan dan kemuliaan profesi satpam sebagai pengemban kepolisian terbatas kemudian mencipta efek jera dengan penggelaran satpam di masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, Gatot menjelaskan Polri juga melakukan langkah antisipasi untuk mencegah munculnya penyalahgunaan wewenang di kalangan satpam. Polri telah menyiapkan pelatihan serta aplikasi khusus yang memasukkan seluruh data satpam.

“Dalam hal ini polisi sudah melakukan langkah-langkah antisipasi nya. Pertama adalah Polri membangun aplikasi binmas online system yang berisi data tentang data satpam dan sistem laporannya, sehingga kita mengetahui siapa satpam itu, kita bisa mengetahui secara langsung, dan satpam dibentuk pelatihan dan diberi ijazah,” ungkap Gatot. [fr]

The post Wakapolri Sebut Seragam Mirip Polisi Menjadi Kebanggaan Satpam appeared first on Jurnal Security.

]]>
https://jurnalsecurity.com/wakapolri-sebut-seragam-mirip-polisi-menjadi-kebanggaan-satpam/feed/ 0
APSI Jateng: Perpol Bentuk Keseriusan Polri Mengayomi Satpam https://jurnalsecurity.com/apsi-jateng-perpol-bentuk-keseriusan-polri-mengayomi-satpam/ https://jurnalsecurity.com/apsi-jateng-perpol-bentuk-keseriusan-polri-mengayomi-satpam/#respond Sun, 20 Sep 2020 00:05:58 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11739 JURNALSECURITY | Semarang–Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) DPD Jawa Tengah menyambut baik Perpol No.4 Tahun 2020 yang telah disahkan pada 5 Agustus 2020 oleh Kapolri Idham Azis. Diantara polemik yang santer di masyarakat adalah rencana perubahan warna seragam satuan pengamanan (satpam). Sebab Perpol menetapkan bawah seragam satpam berwarna coklat, mirip seragam anggota kepolisian. Sebelumnya seragam […]

The post APSI Jateng: Perpol Bentuk Keseriusan Polri Mengayomi Satpam appeared first on Jurnal Security.

]]>
JURNALSECURITY | Semarang–Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) DPD Jawa Tengah menyambut baik Perpol No.4 Tahun 2020 yang telah disahkan pada 5 Agustus 2020 oleh Kapolri Idham Azis.

Diantara polemik yang santer di masyarakat adalah rencana perubahan warna seragam satuan pengamanan (satpam). Sebab Perpol menetapkan bawah seragam satpam berwarna coklat, mirip seragam anggota kepolisian. Sebelumnya seragam satpam berwarna putih biru dan biru tua.

Menurut Ketua APSI Jateng Heru Wibowo, aturan tersebut adalah bentuk keseriusan Polri untuk mengayomi satpam. Sebab, bisa dikatakan bahwa satpam memang ‘anak kandung’ Polri yang selama ini turut menjadi garda terdepan pengamanan.

“Warna seragam nantinya mirip seragam polisi. Ini baik, akan menambah semangat satpam untuk lebih baik bekerja,” ungkapnya kepada Jurnal Security, Sabtu (19/9/2020).

Heru yang juga Head of Area Jawa 2 PT. Bravo Satria Perkasa ini menilai, perubahan warna seragam juga akan meningkatkan keamanan di masyarakat. “Harapannya dengan berubahnya seragam ini meminimalisir potensi kejahatan,” paparnya.

Heru menegaskan bahwa satpam di sini adalah yang sudah melalui tahap kualifikasi berupa pendidikan satpam. Untuk itu, dia mendorong agar satpam mengikuti pendidikan, baik itu Gada Pratama, Madya atau Utama.

Dalam kebijakan yang baru ini diatur pula soal kepangkatan satpam. Selama ini satpam memiliki tiga tingkat: satpam pelaksana, supervisor satpam, dan manajer satpam. Kini, tiap tingkatan akan memiliki tiga golongan berbeda. [fr]

The post APSI Jateng: Perpol Bentuk Keseriusan Polri Mengayomi Satpam appeared first on Jurnal Security.

]]>
https://jurnalsecurity.com/apsi-jateng-perpol-bentuk-keseriusan-polri-mengayomi-satpam/feed/ 0
Hubungan Kerja Satpam dengan Perusahaan, Menurut Hukum dan Perjuangan KBKS https://jurnalsecurity.com/hubungan-kerja-satpam-dengan-perusahaan-menurut-hukum-dan-perjuangan-kbks/ https://jurnalsecurity.com/hubungan-kerja-satpam-dengan-perusahaan-menurut-hukum-dan-perjuangan-kbks/#respond Sat, 19 Sep 2020 23:52:58 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11736 JURNALSECURITY | Jakarta–Perkumpulan Badan Hukum Keluarga Besar Korps Swakarsa adalah hasil transformasi dari Komunitas Keluarga Besar Korps Satpam, KBKS sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan Ham dengan nama “Keluarga Besar Korps Swakarsa”, nama sudah disetujui tinggal menunggu pengesahan dan SK kementerian turun. Perjuangan KBKS sudah tidak bisa dibendung dan dihalang-halangi lagi, anggota Satpam yang sudah […]

The post Hubungan Kerja Satpam dengan Perusahaan, Menurut Hukum dan Perjuangan KBKS appeared first on Jurnal Security.

]]>
JURNALSECURITY | Jakarta–Perkumpulan Badan Hukum Keluarga Besar Korps Swakarsa adalah hasil transformasi dari Komunitas Keluarga Besar Korps Satpam, KBKS sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan Ham dengan nama “Keluarga Besar Korps Swakarsa”, nama sudah disetujui tinggal menunggu pengesahan dan SK kementerian turun.

Perjuangan KBKS sudah tidak bisa dibendung dan dihalang-halangi lagi, anggota Satpam yang sudah bergabung menjadi anggota KBKS berjumlah 85.012 Personil, dukungan Satpam dalam perjuangan KBKS besar sekali.

KBKS bersama Polri, dan siap mendukung Program Pemulian Profesi Satpam serta Perpol 04 Tahun 2020.

Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperjuangkan dan menjadi prioritas utama KBKS, dimana selama ini sistem kontrak menjadi polemik, momok ketakutan para Satpam dan permasalahan di Industrial Security Indonesia.

Sistem kontrak diberlakukan bagi Satpam rasanya kurang tepat, hasil polling yang dilakukan KBKS di laman FB Grup KBKS dari 1447 Konresponden, 1337 diantara berharap Satpam diangkat sebagai pegawai tetap, 10 diantara setuju Satpam di Kontrak.

Sistem kontrak juga dikhawatirkan akan menimbulkan masalah lowongan pekerjaan dan pos2 pekerjaan baru ditubuh Satpam dengan kepangkatan.

Maka dari itu, KBKS akan berjuang bagaimana caranya Satpam yang menggunakan seragam mirip Polisi ini nantinya bisa berubah statusnya menjadi Pegawai tetap di BUJP atau Perusahaannya masing-masing.

Bila kita merujuk pada UU 13 Tahun 2003 pasal 59 ayat 1 dan 2, Satpam adalah salah satu pekerjaan yang sifatnya tidak ada batasan waktu, tidak ada target produksi, tidak boleh di kontrak artinya Satpam seluruh Indonesia harus pegawai tetap.
Berikut bunyi pasalnya :
Pasal 59
(1) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut
jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu :
a. pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;
b. pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan
paling lama 3 (tiga) tahun;
c. pekerjaan yang bersifat musiman; atau
d. pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan
yang masih dalam percobaan atau penjajakan.
(2) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap.

Payung hukum yang mengatur perusahaan alih daya / outsorcing adalah Permenaker No.19 Tahun 2019.
Didalam permenaker tersebut dijelaskan pada pasal 19 huruf c dan d :
“hubungan kerja antara Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh dengan Pekerja/Buruh yang dipekerjakannya berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu  tertentu; dan
d. kewajiban memenuhi hak Pekerja/Buruh sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pada pasal 19 huruf C, sudah cukup jelas, bahwa pekerja Outsourcing tidak mesti harus PKWT, Satpam sesuai UU 13/2003 pasal 59 bersifat PKWTT (Tetap).

Dari awal BUJP berdiri, sampai BUJP tutup, Satpam melekat di BUJP, Satpam adalah awal dan akhir, Satpam adalah produk utama BUJP, Tanpa Satpam, BUJP tidak dapat menjalankan usaha jasa pengamanannya.

Jadi pemuliaan profesi Satpam kami berharap bukan hanya pada seragam baru, tapi juga hak ketenagakerjaan Satpam harus kita perjuangkan.

BUJP yang angkat Satpam sebagai pegawai tetap dengan dalil pasal 59 tsb juga tidak ada ruginya.
Putus kerjasamanya dengan klien, sesuai Permenaker 19/2019 Satpamnya bisa dialihkan kepada BUJP baru pemenang tender dengan status pegawai tetap juga.

Ini solutif permasalahan kompleka persatpaman. []

The post Hubungan Kerja Satpam dengan Perusahaan, Menurut Hukum dan Perjuangan KBKS appeared first on Jurnal Security.

]]>
https://jurnalsecurity.com/hubungan-kerja-satpam-dengan-perusahaan-menurut-hukum-dan-perjuangan-kbks/feed/ 0
Inilah Harapan APSI Terhadap Perpol Pamswakarsa https://jurnalsecurity.com/inilah-harapan-apsi-terhadap-perpol-pamswakarsa/ https://jurnalsecurity.com/inilah-harapan-apsi-terhadap-perpol-pamswakarsa/#respond Sat, 19 Sep 2020 00:05:31 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11733 JURNALSECURITY | Tangerang—Kapolri Idham Azis telah menerbitkan Peraturan Polisi (Perpol) No 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pamswakarsa) pada 5 Agustus 2020. Dalam Perpol yang baru ini ada beberapa perubahan dibandingkan Perkap no 24 tahun 2007. Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) saat menggelar jumpa pers seputar Perpol Pamswakarsa di Hotel Swissbel Tangerang pada Jumat 18 […]

The post Inilah Harapan APSI Terhadap Perpol Pamswakarsa appeared first on Jurnal Security.

]]>
JURNALSECURITY | Tangerang—Kapolri Idham Azis telah menerbitkan Peraturan Polisi (Perpol) No 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pamswakarsa) pada 5 Agustus 2020. Dalam Perpol yang baru ini ada beberapa perubahan dibandingkan Perkap no 24 tahun 2007.

Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) saat menggelar jumpa pers seputar Perpol Pamswakarsa di Hotel Swissbel Tangerang pada Jumat 18 September 2020 memiliki harapan terhadap diterbitkannya Perpol No 4 Tahun 2020 ini.

Hadir dalam jumpa pers adalah Dewan Penasihat APSI Irjen. Pol. (P). dr. Hadiman M.BA, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjend Pol Edy Murbowo SIK MSI dan segenap pengurus APSI.

Harapan APSI dengan telah diundangkannya Perpol no 4 tahun 2020 ini antara lain: Pemangku kepentingan di bidang Sekuriti menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Polri serta berpikir positif dengan terbitnya Perpol no 4 tahun 2020 ini.

“Karena ini merupakan upaya untuk memajukan Industrial Security di Indonesia secara umum dan pemuliaan profesi Satpam secara khusus,” jelas Ketua Umum APSI, Azis Said.

APSI berharap dengan adanya Perpol Pamswakarsa ini perusahaan pengguna jasa Satpam, Badan Usaha Jasa Pengamanan, Satpam, Satkamling dan masyarakat agar memahami dan mematuhi Perpol no 4 tahun 2020 ini dalam menjalankan pengamanan di wilayahnya masing masing.

“Apabila wilayah pengamanan yang menjadi tanggung jawab Pamswakarsa dapat tertib dan aman, maka akan memperingan pekerjaan Polisi mengingat rasio polisi dengan masyarakat yang diamankan di Indonesia masih belum memenuhi rasio Polisi yang ditentukan oleh PBB, yaitu 1 : 400,” ungkapnya.

Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) dan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) serta Asosiasi lain bidang pengamanan di Indonesia yang terregister di Baharkam Polri, siap melaksanakan dan mengawal Perpol no 4 tahun 2020 ini agar pelaksanaannya tidak mengalami hambatan di lapangan karena APSI dan ABUJAPI serta Asosiasi bidang pengamanan lain terlibat dalam penyusunan Perpol no 4 tahun 2020 ini.

“Semoga Perpol no 4 tahun 2020 ini dapat memberikan angin segar bagi kemajuan Satpam, BUJP dan Industrial Security di Indonesia,” jelasnya. [fr]

 

The post Inilah Harapan APSI Terhadap Perpol Pamswakarsa appeared first on Jurnal Security.

]]>
https://jurnalsecurity.com/inilah-harapan-apsi-terhadap-perpol-pamswakarsa/feed/ 0
APSI Sebut Perpol Pamswakarsa Upaya Pemuliaan Satpam, Ini Sebabnya https://jurnalsecurity.com/apsi-sebut-perpol-pamswakarsa-upaya-pemuliaan-satpam-ini-sebabnya/ https://jurnalsecurity.com/apsi-sebut-perpol-pamswakarsa-upaya-pemuliaan-satpam-ini-sebabnya/#respond Fri, 18 Sep 2020 23:30:09 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11729 JURNALSECURITY | Tangerang–Peraturan Polisi (Perpol) No 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pamswakarsa) menjadi angin segar untuk menuju pemuliaan satpam. Ada beberapa perubahan dalam upaya memuliakan profesi satpam. Dalam jumpa pers Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) membahas Perpol Pamswakarsa di Hotel Swissbel Tangerang pada Jumat 18 September 2020, APSI berkeyakinan bahwa Perpol No.4 Tahun 2020 […]

The post APSI Sebut Perpol Pamswakarsa Upaya Pemuliaan Satpam, Ini Sebabnya appeared first on Jurnal Security.

]]>
JURNALSECURITY | Tangerang–Peraturan Polisi (Perpol) No 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pamswakarsa) menjadi angin segar untuk menuju pemuliaan satpam. Ada beberapa perubahan dalam upaya memuliakan profesi satpam.

Dalam jumpa pers Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) membahas Perpol Pamswakarsa di Hotel Swissbel Tangerang pada Jumat 18 September 2020, APSI berkeyakinan bahwa Perpol No.4 Tahun 2020 ini sebagai upaya Polri untuk pemuliaan satpam.

“Saat ini Satpam yang bekerja khususnya di Badan Usaha Jasa Pengamanan, masa kerja dan kompetensi kurang dihargai, Satpam yang baru bekerja dengan Satpam yang telah lama bekerja dan memiliki kopetensi, gajinya sama, yaitu berdasar UMP,” jelasnya.

Akibatnya, hal ini tidak memberikan motivasi dan apresiasi bagi anggota Satpam yang memiliki masa kerja dan kompeten. Dengan adanya kepangkatan anggota Satpam yang nantinya ditindaklanjuti dengan peningkatan remunerasi akan memberikan motivasi kepada anggota untuk bekerja lebih baik.

The post APSI Sebut Perpol Pamswakarsa Upaya Pemuliaan Satpam, Ini Sebabnya appeared first on Jurnal Security.

]]>
https://jurnalsecurity.com/apsi-sebut-perpol-pamswakarsa-upaya-pemuliaan-satpam-ini-sebabnya/feed/ 0
Pemahaman APSI Terhadap Empat Hal Penting dalam Perpol Pamswakarsa https://jurnalsecurity.com/pemahaman-apsi-terhadap-empat-hal-penting-dalam-perpol-pamswakarsa/ https://jurnalsecurity.com/pemahaman-apsi-terhadap-empat-hal-penting-dalam-perpol-pamswakarsa/#respond Fri, 18 Sep 2020 23:00:52 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11726 JURNALSECURITY | Tangerang— Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) menggelar jumpa pers seputar Perpol No.4 Tahun 2020 tentang Pamswakarsa di Hotel Swissbel Tangerang pada Jumat 18 September 2020. Dalam Perpol No.4 Tahun 2020 yang diundangkan pada 5 Agustus 2020 lalu ini ada beberapa perubahan dibandingkan Perkap No. 24 tahun 2007. Untuk itu, Ketua Umum APSI Azis […]

The post Pemahaman APSI Terhadap Empat Hal Penting dalam Perpol Pamswakarsa appeared first on Jurnal Security.

]]>
JURNALSECURITY | Tangerang— Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) menggelar jumpa pers seputar Perpol No.4 Tahun 2020 tentang Pamswakarsa di Hotel Swissbel Tangerang pada Jumat 18 September 2020.

Dalam Perpol No.4 Tahun 2020 yang diundangkan pada 5 Agustus 2020 lalu ini ada beberapa perubahan dibandingkan Perkap No. 24 tahun 2007. Untuk itu, Ketua Umum APSI Azis Said memberikan empat pemahaman penting terhadap isi Perpol ini, yatu:

1. Perubahan Pengertian dan Perekrutan Anggota Satpam

Pada Perpol no 4 tahun 2020, APSI mempunyai pemahaman bahwa yang dapat disebut sebagai anggota Satpam apabila memenuhi 3 kriteria, yaitu :

  1. Direkrut sesuai ketentuan Polri, yaitu memenuhi persyaratan yang telah ditentukan Polri, baik syarat administrasi maupun sistem perekrutannya.
  2. Memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) yang tentunya didahului dengan memiliki ijazah pelatihan anggota Satpam.
  3. Memiliki status ketenagakerjaan, lazimnya dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) pada Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) atau sebagai karyawan tetap di perusahaan. Dengan demikian hak hak ketenagakerjaannya anggota Satpam dapat dipenuhi.

“Apabila tidak memenuhi 3 kriteria tersebut di atas, tidak bisa dikatakan sebagai anggota Satpam. Perekrutan anggota Satpam hanya boleh dilakukan oleh BUJP dan oleh Perusahaan pengguna jasa Satpam. Jadi anggota Satpam hanya akan ada di BUJP dan di Perusahaan pengguna jasa Satpam,” jelasnya.

2. Perubahan Nama Kesatuan

Pada Perpol no 4 tahun 2020, telah dibedakan antara nama kesatuan Satpam dan nama kesatuan Satkamling serta bentuk Pamswakarsa lainnya dengan maksud antara lain yaitu:

  1. Untuk memperjelas koordinasi, pengawasan dan pembinaan petugas Polri di lapangan, mana yang Satpam dan mana yang bukan Satpam atau Satkamling. Bila tidak dibedakan antara Satpam dengan Satkamling, maka Polri dalam melaksanakan peraturan akan tidak sama.
    “Kondisi saat ini Satpam yang diwajibkan mengikuti pelatihan dan memiliki KTA serta mematuhi pemakaian seragam Satpam sesuai ketentuan, hanya Satpam BUJP dan Satpam Perusahaan saja sedangkan Satpam yang dikelola warga tidak diwajibkan,” jelasnya.
  2. Lebih memudahkan pendataan anggota Satpam di setiap wilayah maupun secara nasional.

3. Perubahan Warna Seragam Satpam

Pada Perpol no 4 tahun 2020 pakaian seragan Satpam dirubah menjadi warna bernuansa coklat mirip pakaian seragam Polri, dipahami APSI sebagai bentuk perubahan image Satpam yang diharapkan akan lebih profesional dan membanggakan. Kalau ada pihak yang mengkhawatirkan akan adanya potensi penyalahgunaan wewenang karena akan seperti seorang Polisi, menurut kami wajar tapi tidak perlu berlebihan karena Satpam bekerja pada perusahaan yang diawasi oleh atasannya maupun perusahaannya dan kewenangannya hanya terbatas pada wilayah kerjanya.

Kalau ada pihak yang menanyakan biaya penggantian seragam ini ditanggung siapa, dapat dijawab bahwa setiap tahun anggota Satpam mendapat jatah penggantian seragam baru dari Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) atau perusahaan di tempat Satpam bekerja, jadi tidak ada beban biaya baru untuk penggantian seragam baru ini. Penggantiannya dilakukan oleh masing masing BUJP dan perusahaan disetiap lokasi yang bisa berbeda bulannya. Oleh karena itu penggantian seragam ini diberi waktu satu tahun.

4. Kepangkatan Anggota Satpam

Pada Perpol no 4 tahun 2020 terdapat kepangkatan pada setiap level jabatan anggota Satpam, dimaksudkan agar setiap anggota Satpam mempunyai motivasi untuk bekerja baik, meningkatkan kompetensinya sehingga pada saatnya mendapat kenaikan pangkat yang dapat meningkatkan kebanggaan dan pendapatannya.

“Hal ini kami anggap suatu hal yang baik karena prinsip ke HRD an bahwa setiap orang yang bekerja harus mendapat kesempatan untuk naik jabatan, dibandingkan sistem saat ini yang tidak menghargai masa kerja dan kompetensi sehingga tidak ada kenaikan jabatan,” paparnya. [fr]

 

The post Pemahaman APSI Terhadap Empat Hal Penting dalam Perpol Pamswakarsa appeared first on Jurnal Security.

]]>
https://jurnalsecurity.com/pemahaman-apsi-terhadap-empat-hal-penting-dalam-perpol-pamswakarsa/feed/ 0
Inilah 8 Catatan APSI Terhadap Perpol No.4 Tahun 2020 https://jurnalsecurity.com/inilah-8-catatan-apsi-terhadap-perpol-no-4-tahun-2020/ https://jurnalsecurity.com/inilah-8-catatan-apsi-terhadap-perpol-no-4-tahun-2020/#respond Fri, 18 Sep 2020 14:20:19 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11723 JURNALSECURITY | Tangerang—Kapolri Idham Azis telah meneken Peraturan Polisi (Perpol) No 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pamswakarsa) pada 5 Agustus 2020. Dalam Perpol yang baru ini ada beberapa perubahan dibandingkan Perkap no 24 tahun 2007. Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) saat menggelar jumpa pers seputar Perpol Pamswakarsa di Hotel Swissbel Tangerang pada Jumat 18 […]

The post Inilah 8 Catatan APSI Terhadap Perpol No.4 Tahun 2020 appeared first on Jurnal Security.

]]>
JURNALSECURITY | Tangerang—Kapolri Idham Azis telah meneken Peraturan Polisi (Perpol) No 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pamswakarsa) pada 5 Agustus 2020. Dalam Perpol yang baru ini ada beberapa perubahan dibandingkan Perkap no 24 tahun 2007.

Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) saat menggelar jumpa pers seputar Perpol Pamswakarsa di Hotel Swissbel Tangerang pada Jumat 18 September 2020 memiliki catatan tentang beberapa perubahan yang dimaksud.

Dalam paparannya, Ketua APSI Azis Said mengatakan, setelah membaca dan memahami Perpol No 4 tahun 2020, kami menemukan beberapa perubahan bila dibandingkan dengan Perkap No 24 tahun 2007, yaitu antara lain:

  1. Perubahan Pengertian Dan Perekrutananggota Satpam

    Pada Perpol No. 4 tahun 2020, Satpam adalah petugas pengamanan swakarsa yang direkrut, dilatih, memiliki kartu tanda anggota dan status ketenagakerjaan. Perekrutannya dilakukan oleh Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan pengguna jasa Satpam. Sedangkan pada Perpol no 24 tahun 2007, anggota Satpam tidak diwajibkan memiliki status ketenagakerjaan dan perekrutannyapun bisa dilakukan oleh orang atau masyarakat, tidak perlu berbadan usaha.

  2. Perubahan Nama Kesatuan

    Pada Perpol No 4 tahun 2020 terdapat nama Kesatuan Satuan Pengamanan atau Satpam dan Satuan Keamanan Lingkungan atau Satkamling, sedangkan pada Perkap no 24 tahun 2007 hanya disebut atau dikenal sebagai Satpam saja.

    The post Inilah 8 Catatan APSI Terhadap Perpol No.4 Tahun 2020 appeared first on Jurnal Security.

    ]]> https://jurnalsecurity.com/inilah-8-catatan-apsi-terhadap-perpol-no-4-tahun-2020/feed/ 0 APSI dan Asosiasi Bidang Pengamanan Siap Sosialisasikan Perpol https://jurnalsecurity.com/apsi-dan-asosiasi-bidang-pengamanan-siap-sosialisasikan-perpol/ https://jurnalsecurity.com/apsi-dan-asosiasi-bidang-pengamanan-siap-sosialisasikan-perpol/#respond Fri, 18 Sep 2020 13:55:10 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11720 JURNALSECURITY | Tangerang–Peraturan Polisi (Perpol) No 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pamswakarsa) menjadi sorotan publik. Terutama menyikapi masalah seragam satpam yang baru mirip seragam polisi, dan beberapa isu tentang kepangkatan satpam. Menyikapi Perpol Pamswakarsa yang ditetapkan pada tanggal 5 Agustus 2020 oleh Kapolri Idham Azis ini, Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) menggelar jumpa pers […]

    The post APSI dan Asosiasi Bidang Pengamanan Siap Sosialisasikan Perpol appeared first on Jurnal Security.

    ]]>
    JURNALSECURITY | Tangerang–Peraturan Polisi (Perpol) No 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pamswakarsa) menjadi sorotan publik. Terutama menyikapi masalah seragam satpam yang baru mirip seragam polisi, dan beberapa isu tentang kepangkatan satpam.

    Menyikapi Perpol Pamswakarsa yang ditetapkan pada tanggal 5 Agustus 2020 oleh Kapolri Idham Azis ini, Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) menggelar jumpa pers membahas seputar Perpol Pamswakarsa di Hotel Swissbel Tangerang pada Jumat 18 September 2020.

    Ketua Umum APSI Azis Said mengatakan Perpol No. 4 Tahun 2020 tentang Pamswakarsa ini harus disosialisasikan sehingga masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar tentang Pamswakarsa.  Masyarakat secara umum perlu memahami pengertian Pamswakarsa agar tidak menimbulkan kerancuan yang bisa menimbulkan pengertian yang salah,” jelasnya.

    Azis menjelaskan, Pamswakarsa dalam Perpol no 4 tahun 2020 ini adalah suatu bentuk pengamanan oleh pengemban fungsi kepolisian yang diadakan atas kemauan, kesadaran dan kepentingan masyarakat sendiri yang kemudian memperoleh pengukuhan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    The post APSI dan Asosiasi Bidang Pengamanan Siap Sosialisasikan Perpol appeared first on Jurnal Security.

    ]]>
    https://jurnalsecurity.com/apsi-dan-asosiasi-bidang-pengamanan-siap-sosialisasikan-perpol/feed/ 0
    DPD APSI Jabar Dukung Perubahan Seragam Satpam https://jurnalsecurity.com/dpd-apsi-jabar-dukung-perubahan-seragam-satpam/ https://jurnalsecurity.com/dpd-apsi-jabar-dukung-perubahan-seragam-satpam/#respond Fri, 18 Sep 2020 00:28:32 +0000 https://jurnalsecurity.com/?p=11716 JURNALSECURITY | Bandung–Menjelang rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) di Kota Bandung Jawa Barat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APSI Jabar menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan pelaksanaan Rakernas. Menurut Sekretaris DPD APSI Jabar Rudi Nursoleh pertemuan ini membahas program DPD APSI Jabar dan persiapan rencana Rakernas APSI di Bandung pada 2 November 2020 […]

    The post DPD APSI Jabar Dukung Perubahan Seragam Satpam appeared first on Jurnal Security.

    ]]>
    JURNALSECURITY | Bandung–Menjelang rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) di Kota Bandung Jawa Barat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APSI Jabar menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan pelaksanaan Rakernas.

    Menurut Sekretaris DPD APSI Jabar Rudi Nursoleh pertemuan ini membahas program DPD APSI Jabar dan persiapan rencana Rakernas APSI di Bandung pada 2 November 2020 nanti. “Setelah  pelantikan dan pengukuhan DPD APSI Jabar oleh Ketua Umum APSI Bapak Azis Said, kami akan membahas beberapa program yang akan dilakukan di tahun 2021,” jelasnya kepada Jurnal Security, Jumat (18/9/2020).

    Rudi menambahkan, program DPD APSI Jabar yang dekat adalah menyelenggarakan Diklat Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama melalui BUJP yang ada di Jabar. “Beberapa program akan kita siapkan diawal tahun untuk membantu satpam-satpam yang terdaftar di DPD APSI Jabar akan kita koordinir melalui DPC-DPC APSI Jabar,” jelasnya.

    Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh pengurus DPD APSI Jabar dan DPC Karawang, DPC Cianjur, DPC Sukabumi, DPC Tasikmalaya, DPC Sumedang, DPC Garut dan DPC Bogor.

    Menurut Rudi, DPD APSI Jabar juga akan meluncurkan aplikasi untuk anggota, khususnya direktur atau manajer BUJP yang terdaftar di DPD APSI Jabar, “Aplikasi ini nanti sangat membantu baik dari segi pemasaran ataupun pengendalian dan monitoring  satpam yang dikelola,” jelasnya.

    Sementara itu menyikapi lahirnya Perpol No.4 Tahun 2020, Ketua DPD APSI Jabar R. Agus Hamza  menjelaskan DPD APSI Jabar memberikan dukungan terhadap perubahan seragam satpam dan siap menyesuaikan dan membantu satpam dalam satu tahun kedepan, khususnya satpam yang terdaftar di DPD APSI Jabar.

    “Polemik mengenai seragam baru sesuai Perpol No. 4 tahun 2020 menurut kami bukan hal yang perlu diperdebatkan karena itu adalah seragam sebagai alat tugas yang bisa membedakan mana satpam dan mana Satkamling,” ungkapnya.

    Agus menegaskan, yang harus kita perjuangkan adalah kesejahteraan dan perhatian terhadap satpam, “Kami berencana mengadakan audiensi dengan pihak terkait baik dengan Kemenaker dan diperkuat oleh Polri agar satpam menjadi prosfesi,” jelasnya.

    Rapat koordinasi ini ditutup dengan launching Tohaga Lodaya, di mana DPD APSI Jabar sangat membantu program Polrestabes dalam penanganan covid -19 dalam komunitas Tohaga Lodaya, yang dipimpin oleh Kapolrestabes Bandung Kombespol Ulung Sampurna Jaya SIK yang diwakili Kasattbinmas Polrestabes Bandung AKBP Sukana Hermansyah SH, MM,.

    “DPD APSI Jabar dan para DPC akan berepran aktif dalam pencegahan covid-19 dengan cara memberikan edukasi kepada satpam-satpam yang ada di Bandung khusunya dan satpam yang ada di wilayah Jabar,” tegasnya. [fr]

     

    The post DPD APSI Jabar Dukung Perubahan Seragam Satpam appeared first on Jurnal Security.

    ]]>
    https://jurnalsecurity.com/dpd-apsi-jabar-dukung-perubahan-seragam-satpam/feed/ 0