Jurnalsecurity.com | Kota suci Madinah kembali bersiap menyambut penyelenggaraan Forum Umrah dan Ziarah untuk ketiga kalinya. Kegiatan berskala internasional ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 11 Syawal 1447 H atau 30 Maret 2026, di King Salman International Convention Center, Madinah.
Forum ini diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bekerja sama dengan Program Pengalaman Jemaah (Pilgrim Experience Program). Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam pelayanan jemaah umrah dan pengunjung Tanah Suci, mulai dari pemerintah, pelaku industri, hingga para pakar layanan perjalanan religi dari berbagai negara.
Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, sekaligus mencari solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi para Tamu Allah yang datang ke Tanah Suci setiap tahunnya.
Penyelenggaraan forum tahun ini melanjutkan keberhasilan dua edisi sebelumnya. Seiring waktu, Forum Umrah dan Ziarah berkembang menjadi salah satu wadah pertemuan internasional yang penting dalam membahas masa depan layanan umrah dan ziarah.
Tahun ini, partisipasi yang hadir diperkirakan semakin besar. Panitia mencatat lebih dari 160 pembicara akan tampil dalam berbagai sesi diskusi dan panel. Selain itu, sekitar 150 peserta pameran juga akan menampilkan beragam inovasi dan solusi terbaru yang mendukung pelayanan jemaah.
Jumlah pengunjung yang diperkirakan hadir bahkan mencapai lebih dari 40.000 orang, meningkat sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari investor, pakar industri, perusahaan penyedia layanan perjalanan, hingga perwakilan organisasi nirlaba dan media.
Tidak hanya menjadi ruang diskusi, forum ini juga menjadi kesempatan penting untuk membangun kerja sama. Selama acara berlangsung, diperkirakan akan terjadi penandatanganan lebih dari 5.000 perjanjian dan kemitraan yang berkaitan dengan pengembangan layanan umrah dan ziarah.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru dalam peningkatan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat investasi di sektor yang terus berkembang ini.
Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai topik penting akan dibahas, mulai dari integrasi layanan umrah dan ziarah antar lembaga, peningkatan pengalaman spiritual dan budaya bagi para pengunjung, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan jemaah.
Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi memang terus melakukan berbagai pembaruan dalam sistem pelayanan jemaah. Berbagai layanan digital mulai dikembangkan untuk mempermudah perjalanan ibadah, mulai dari pengurusan visa, sistem reservasi layanan, hingga pengelolaan arus jemaah di kawasan suci.
Melalui forum ini, berbagai inovasi tersebut akan diperkenalkan sekaligus dibahas bersama para mitra internasional agar pelayanan bagi jemaah dapat semakin baik di masa mendatang.
Selain diskusi dan seminar, forum ini juga akan menghadirkan pameran internasional yang menampilkan berbagai teknologi dan solusi terbaru di bidang transportasi, perhotelan, manajemen kerumunan, layanan digital, serta solusi berkelanjutan.
Pameran ini memberi kesempatan bagi para peserta untuk melihat secara langsung berbagai perkembangan terbaru dalam layanan bagi jemaah. Di sisi lain, kegiatan ini juga membuka ruang bagi para pelaku industri untuk membangun jaringan kerja sama baru dan memperluas kolaborasi.
Penyelenggaraan Forum Umrah dan Ziarah menjadi bagian dari komitmen Arab Saudi untuk terus meningkatkan pelayanan bagi para jemaah dari seluruh dunia. Hal ini juga sejalan dengan berbagai program transformasi yang tengah dijalankan dalam kerangka Visi Saudi 2030.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, pemerintah Arab Saudi berupaya memperkuat integrasi layanan, mendorong inovasi, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak demi menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, aman, dan berkesan bagi jutaan umat Islam yang datang ke Tanah Suci setiap tahun.
Dengan digelarnya forum ini, Madinah kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat penting dalam pengembangan layanan umrah dan ziarah dunia—sebuah langkah bersama untuk terus meningkatkan pelayanan bagi para tamu Allah.[]
























