Jurnalsecurity.com | Malang–Duka mendalam menyelimuti keluarga besar insan pengamanan Kota Malang atas berpulangnya Almarhum Bapak Mad Suhadi, seorang satpam perumahan di Kota Malang yang wafat saat sedang menjalankan tugas dan amanahnya. Sebuah pengabdian yang patut dihormati.
Melalui wadah Solidaritas Satpam Malang, rekan-rekan sesama profesi hadir memberikan doa, tali asih, serta dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran ini menjadi bukti bahwa profesi satpam tidak hanya dibangun oleh kedisiplinan dan tanggung jawab, tetapi juga oleh rasa persaudaraan dan kepedulian yang tulus.
Perwakilan keluarga, sekaligus putra almarhum, sdr Haryanto menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian luar biasa dari para insan satpam Malang. Tuturnya banyak yang hadir meskipun sebelumnya belum saling mengenal secara pribadi. Namun mereka datang dengan ketulusan, mendoakan, dan memberi kekuatan bagi keluarga kami. Terima kasih atas kepedulian yang begitu besar.” momen ini menjadi pengingat bahwa profesi satpam adalah amanah mulia yang dijalankan dengan hati. Kepedulian yang ditunjukkan rekan-rekan justru semakin menguatkan semangat untuk terus mengabdi dan berkembang menjadi insan pengamanan yang lebih baik.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan PT. Garda Anugerah Sejahtera dan PT. Kania Agung Abadi sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian kepada keluarga almarhum.
Sonny Prabowo menyampaikan pesan bahwa momen ini harus menjadi penguat persatuan insan satpam.
“Mari jadikan kebersamaan ini sebagai kekuatan. Satpam bukan hanya profesi, tetapi keluarga besar yang harus saling peduli, saling menguatkan, dan terus menjaga jiwa korsa.”
Semoga Almarhum Mad Suhadi mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Hormat kami untuk setiap insan pengamanan yang menjalankan tugas dengan dedikasi.[]


























