Jurnalsecurity.com | Musim hujan sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para satpam. Hujan yang turun hampir setiap hari, udara lembap, dan suhu yang lebih dingin dapat memengaruhi kondisi fisik. Padahal, tugas satpam menuntut kewaspadaan tinggi, mobilitas yang cukup, dan stamina yang terjaga sepanjang jam kerja. Jika tubuh mulai mudah lelah atau terserang penyakit, kualitas pengamanan pun bisa menurun.
Oleh karena itu, menjaga fisik tetap fit di musim hujan bukan sekadar kebutuhan pribadi, tetapi juga bagian dari profesionalisme seorang satpam dalam menjalankan tugasnya.
1. Menjaga Pola Makan yang Seimbang
Di musim hujan, daya tahan tubuh harus ekstra kuat. Satpam disarankan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Sayur dan buah seperti bayam, wortel, jeruk, dan pisang dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh. Hindari terlalu sering mengonsumsi makanan instan atau gorengan berlebihan karena dapat menurunkan daya tahan tubuh.
Jika memungkinkan, bawalah bekal sendiri dari rumah agar asupan nutrisi lebih terjaga dan higienis.
2. Istirahat yang Cukup dan Berkualitas
Jam kerja satpam yang sering bergilir atau shift malam dapat mengganggu waktu istirahat. Namun, tidur yang cukup tetap harus diutamakan. Kurang tidur akan membuat tubuh lebih rentan terserang flu, batuk, dan kelelahan.
Manfaatkan waktu libur atau jeda antar shift untuk beristirahat maksimal. Tidur yang berkualitas akan membantu memulihkan stamina dan menjaga fokus saat bertugas.
3. Tetap Aktif Bergerak dan Berolahraga Ringan
Cuaca hujan bukan alasan untuk berhenti bergerak. Satpam tetap perlu menjaga kebugaran dengan olahraga ringan seperti stretching, jalan santai, atau senam sederhana sebelum dan sesudah tugas. Gerakan ringan ini membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi risiko pegal atau kaku akibat udara dingin.
Jika hujan deras, olahraga bisa dilakukan di dalam ruangan dengan gerakan yang aman dan tidak membutuhkan alat khusus.
4. Gunakan Perlengkapan Kerja yang Sesuai
Perlengkapan kerja juga berpengaruh besar terhadap kondisi fisik. Gunakan jas hujan, sepatu anti air, dan seragam yang cepat kering untuk mencegah tubuh terlalu lama dalam kondisi basah. Pakaian basah dapat memicu masuk angin atau penyakit kulit jika dibiarkan terlalu lama.
Selain itu, pastikan membawa pakaian ganti agar tubuh tetap hangat dan kering setelah bertugas di luar ruangan.
5. Jaga Kebersihan dan Kesehatan Diri
Musim hujan identik dengan penyebaran virus dan bakteri. Satpam perlu lebih disiplin menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan sebelum makan, mandi setelah kehujanan, dan mengganti pakaian basah secepatnya.
Kebiasaan kecil ini sangat efektif untuk mencegah penyakit yang dapat mengganggu kelancaran tugas pengamanan.
6. Perbanyak Minum Air Hangat
Meski cuaca terasa dingin, tubuh tetap membutuhkan cairan yang cukup. Minum air hangat atau teh hangat dapat membantu menjaga suhu tubuh dan mencegah dehidrasi. Hindari terlalu banyak minuman manis atau berkafein berlebihan karena dapat mengurangi daya tahan tubuh.
7. Dengarkan Sinyal dari Tubuh
Satpam juga perlu peka terhadap kondisi tubuh sendiri. Jika mulai merasa tidak enak badan, segera ambil langkah pencegahan seperti beristirahat lebih awal atau mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan. Jangan memaksakan diri saat kondisi fisik menurun karena dapat berdampak pada keselamatan diri sendiri dan lingkungan kerja.
Menjaga fisik satpam tetap fit di musim hujan adalah kunci utama agar tugas pengamanan berjalan optimal. Dengan pola makan yang baik, istirahat cukup, olahraga ringan, serta perlengkapan kerja yang tepat, satpam dapat tetap prima meski cuaca kurang bersahabat. Tubuh yang sehat bukan hanya menunjang kinerja, tetapi juga mencerminkan kesiapan dan profesionalisme satpam dalam menjaga keamanan di lingkungan kerjanya.[]





























