Jurnalsecurity.com | Denpasar–Sebagai langkah Transformasi Asosiasi Pergantian nama Bali Hotel Security Managers Association (BH-SMA) menjadi Bali Solidity Security Association (BSSA) merupakan bagian dari langkah strategis Asosiasi dalam menjawab dinamika dan kebutuhan sektor keamanan yang terus berkembang. Perubahan ini tidak sekadar bersifat administratif, tetapi mencerminkan transformasi visi dan ruang lingkup peran asosiasi yang semakin luas dan inklusif.
Jika sebelumnya BH-SMA lebih berfokus pada manajer keamanan di sektor perhotelan, maka melalui nama BSSA, asosiasi memperluas perannya sebagai wadah bagi pelaku jasa keamanan, praktisi, dan pemangku kepentingan terkait. Transformasi ini bertujuan memperkuat profesionalisme, standardisasi kompetensi, serta sinergi antar pelaku keamanan, khususnya dalam mendukung industri pariwisata dan sektor strategis lainnya di Bali.

Pergantian nama ini juga menjadi momentum untuk menata ulang struktur asosiasi, menyempurnakan regulasi internal, serta memperkuat nilai-nilai integritas, transparansi, dan kolaborasi. Dengan identitas baru, BSSA diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks, baik dari sisi teknologi, sumber daya manusia, maupun tuntutan pelayanan publik.
Meski mengalami perubahan nama dan penguatan peran, BSSA tetap melanjutkan semangat dan nilai-nilai yang telah dibangun sejak era BH-SMA. Pengalaman, jejaring, dan kontribusi yang telah ada menjadi fondasi penting dalam melangkah menuju asosiasi yang lebih adaptif dan relevan.
Melalui transformasi ini, BSSA berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan sistem keamanan yang profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung citra Bali sebagai destinasi yang aman dan terpercaya.
BSSA menaruh harapan besar terhadap jajaran pengurus terpilih untuk membawa asosiasi ke langkah yang lebih Solid, kompeten, dan berintegritas.
Kepengurusan yang telah terbentuk ini akan menjalankan roda asosiasi sesuai ketentuan asosiasi.
Pengukuhan kepengurusan akan dilaksanakan dalam waktu dekat sebagai bentuk legitimasi dan penguatan struktur Asosiasi.” []





























