Jurnalsecurity.com | Situbondo–Seluruh personel Satpam PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau UP3 Situbondo, mengikuti pelatihan cara mengolah limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3.
Manager PLN UP3 Situbondo, Teguh Budi Oktavianto mengatakan, pelatihan tersebut digelar untuk meningkatkan kompetensi Satpam dalam mengolah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
“Pelatihan ini sebagai upaya kami untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi Satpam terhadap pengelolaan lingkungan, khususnya limbah B3,” ujar Teguh saat berada di lokasi kegiatan dilansir rri.co.id, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan dilaksanakan di area gudang PLN UP3 Situbondo dan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta. Pelatihan ini sebagai bekal bagi Satpam untuk mengenal, menangani, dan mengelola limbah B3 secara aman dan sesuai prosedur yang berlaku,” bebernya.
Materi peningkatan kapasitas SDM pada aspek kepedulian lingkungan dan keselamatan kerja ini diberikan oleh vendor mitra PLN, PT Nusantara Satria Agung yang diwakili oleh Sujaq, selaku pembina AK3 Umum.
“Peserta pelatihan ini mendapatkan pemahaman mengenai jenis-jenis limbah B3, prosedur penyimpanan, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga langkah-langkah penanganan darurat apabila terjadi insiden,” ungkap Teguh.
Menurut Teguh, peran Satpam tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memastikan lingkungan kerja tetap aman dan sesuai dengan standar K3 serta regulasi lingkungan.
“Semoga seluruh Satpam lebih sigap dan memahami pentingnya pengelolaan limbah B3, sehingga dapat meminimalisir risiko serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan,” ucapnya.
Pelatihan ini bagian dari komitmen PLN UP3 Situbondo, dalam menerapkan prinsip keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, sekaligus memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasional.[]

























