Jurnalsecurity.com | DIY — Dalam industri jasa pengamanan, kepercayaan menjadi faktor utama yang menentukan kualitas layanan. Hal ini disadari betul oleh Gemilang Integrated Facility Services yang terus berupaya membangun kepercayaan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang profesional, tersertifikasi, dan berpengalaman.
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, personel pengamanan Gemilang baru-baru ini mengikuti agenda Uji Kompetensi Kualifikasi Gada Pratama dan Gada Utama yang diselenggarakan oleh BPD ABUJAPI Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Royal Brongto pada akhir Maret 2026.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap personel tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga memahami dan menguasai standar keamanan nasional yang berlaku.
Dorong Layanan Satpam Naik Kelas
Partisipasi dalam uji kompetensi ini juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan jasa pengamanan di Indonesia.
Gemilang menilai bahwa tantangan keamanan di lapangan terus berkembang seiring dinamika zaman. Oleh karena itu, pembekalan melalui sertifikasi resmi dari LSP Satpam Abujapi dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
Dalam sambutannya, Salva Yurivan Saragih yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BPD ABUJAPI DIY periode 2025–2030, menegaskan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas pengamanan.
“Ini adalah bentuk komitmen Gemilang Security untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan kami. Bahwa satpam yang kami tempatkan memiliki kompetensi dan keahlian yang dibutuhkan,” ujarnya.
Uji Kompetensi Komprehensif
Rangkaian uji kompetensi yang diikuti personel Gemilang mencakup berbagai aspek penting dalam dunia pengamanan, mulai dari teori hingga praktik lapangan.
Pada aspek wawasan teknis dan regulasi, peserta diuji melalui tes tertulis dan lisan guna mengukur pemahaman terhadap hukum serta Standar Operasional Prosedur (SOP). Sementara itu, kesiapan fisik dan kesamaptaan juga menjadi perhatian utama, mengingat tugas pengamanan menuntut kondisi tubuh yang prima.
Tidak hanya itu, peserta juga menjalani simulasi tindakan pengamanan di lapangan. Dalam sesi ini, personel dilatih menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari teknik penggeledahan menggunakan borgol hingga metode melumpuhkan pelaku secara terukur dan tetap mengedepankan etika profesional.
Bangun Profesionalisme dan Kekompakan Tim
Menariknya, di balik keseriusan proses uji kompetensi, terselip pula sisi humanis yang terlihat dari kebersamaan antar personel. Momen kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa selain kompetensi teknis, kesehatan mental dan kerja sama tim juga menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas di lapangan.
Kondisi ini dinilai menjadi nilai tambah bagi Gemilang dalam menghadirkan lingkungan kerja yang harmonis, baik di internal tim maupun saat bertugas di lokasi klien.
Komitmen Berkelanjutan untuk Keamanan
Dengan mengusung tagline “Satpam Naik Level”, Gemilang Integrated Facility Services terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan kompetensi personel.
Langkah ini diyakini mampu memberikan rasa aman yang lebih optimal bagi para klien, sekaligus mendukung kelancaran operasional bisnis di berbagai sektor. Bagi Gemilang, personel yang kompeten bukan sekadar pelengkap, melainkan kunci utama dalam menciptakan sistem keamanan yang profesional dan terpercaya.[]


























