Jurnal Security
No Result
View All Result
17 July 2026
  • HOME
  • OUTSOURCING
  • NASIONAL
    • INTERNATIONAL
    • NEWS
  • INSPIRATION
    • SATPAM
    • CERITA SATPAM
    • FACEPAM
    • TIPS SATPAM
  • POLRI
    • TNI
    • REGULASI
    • ASOSIASI
    • KOMUNITAS
  • INDUSTRI
    • GIAT BUJP
    • BISNIS
    • LOWONGAN KERJA
  • HUKUM
    • KRIMINAL
    • NARKOBA
    • MODUS
  • TEKNOLOGI
    • SECURITY SYSTEM
    • CYBER
    • KESEHATAN
  • BLOKNOTE
    • KOLOM OPINI
  • ENGLISH
Jurnal Security
ADVERTISEMENT
Home RAGAM TECHNOLOGY

LIPI Inovasi Kembangkan Laser Pendeteksi Tsunami

14/01/2019
in TECHNOLOGY
A A
LIPI Inovasi Kembangkan Laser Pendeteksi Tsunami
125
SHARES
Ayo ShareShare YukAyo ShareShare Yuk

Daftar Isi

Toggle
  • ArtikelLain
  • Panel Buzzer untuk Sosialisasi Kegiatan, Solusi Jangkau Audiens
  • Kapan Saat yang Tepat Beralih dari Shared Hosting ke VPS?
  • TV Streaming Gratis untuk Nonton Bola, Solusi bagi Pecinta Sepak Bola
  • Why Teams Are Exploring Alternatives to Traditional Cloud-Native Security Platforms

JS| Jakarta–Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menawarkan penggunaan alat deteksi tsunami bernama Laser Tsunami Sensor (LTS). Alat ini digadang-gadang lebih efektif dan awet ketimbang pelampung (buoy).

Model sensor tsunami yang kini tengah dikembangkan LIPI diklaim relatif tahan gangguan karena diletakkan dalam kabel optik di dasar laut dan tidak berbahan korosif. Berbeda dengan pelampung yang dapat tertabrak kapal atau rusak karena ombak.

LTS sebenarnya diciptakan sejak 2005 oleh peneliti bidang instrumentasi kebencanaan Pusat Penelitian Fisika LIPI, Bambang Widiyatmoko. Bahannya berjenis fiber brag grating (FBG) dan bekerja dengam metode penyampaian informasi melalui cahaya.

“Prinsip kerjanya adalah mengirim cahaya dari darat kemudian ditembakkan ke dasar laut, lalu ada sensor di dalamnya yang akan kembali menembakkan cahaya ke pos pantau,” ujar Bambang yang juga seorang pakar laser dalam lansiran CNNIndonesia.com, Rabu (2/1/2019).

Isi informasi tersebut adalah tenaga gelombang yang dijabarkan lagi menjadi potensi tinggi ombak menuju pantai. Singkat kata, sensor ini akan membaca pergerakan air laut yang tidak biasa atau tekanan air yang berubah lalu mengirim peringatan bahaya tsunami ke pos pantau.

LTS yang saat ini tengah dalam proses penelitian lebih lanjut itu telah mampu melampaui uji coba tekanan 50 bar di laboratorium. Artinya sensor itu mampu menerima tekanan setara kedalaman 500 meter di bawah permukaan laut.

ArtikelLain

Panel Buzzer untuk Sosialisasi Kegiatan, Solusi Jangkau Audiens

Panel Buzzer untuk Sosialisasi Kegiatan, Solusi Jangkau Audiens

10 July 2026
Kapan Saat yang Tepat Beralih dari Shared Hosting ke VPS?

Kapan Saat yang Tepat Beralih dari Shared Hosting ke VPS?

24 June 2026
TV Streaming Gratis untuk Nonton Bola, Solusi bagi Pecinta Sepak Bola

TV Streaming Gratis untuk Nonton Bola, Solusi bagi Pecinta Sepak Bola

18 June 2026
Why Teams Are Exploring Alternatives to Traditional Cloud-Native Security Platforms

Why Teams Are Exploring Alternatives to Traditional Cloud-Native Security Platforms

2 June 2026

Lalu, untuk melindungi sensornya, digunakan bahan polimer etilena fluorin atau bahan yang sama dengan pelapis panci teflon. “Karena teflon tidak korosif kalau kena garam,” jelas Bambang dikutip Katadata, Rabu (2/1).

Saat ini LTS belum diproduksi, tapi Bambang mengaku siap jika pemerintah memintanya untuk membuat purwarupa.

Dia yakin fiber bragg grating ini lebih cocok dengan kondisi Indonesia ketimbang sensor pelampung. Selain itu, biaya perawatan sensor pelampung terbilang cukup mahal, yakni mencapai US $125 ribu atau sekitar Rp1.8 miliar per unit setiap tahunnya.

“Kalau fiber, tidak perlu (pelindung) bahan logam, aman dari gangguan elektromagnetik, dan biaya perawatan rendah, sekitar Rp 30 juta-an,” lanjutnya.

Hanya saja, pemasangan awalnya akan banyak menelan biaya. Menurut estimasi, harga kabel fiber optik bawah laut mencapai US $5 per meter. Berarti, kira-kira untuk panjang 20 kilometer, pemerintah harus merogoh bujet hingga Rp1,5 miliar.

Namun, hal ini bisa diminimalisasi dengan kelebihan Indonesia yang memiliki banyak pulau. “Biaya bisa diminimalisir dengan memasang kabel serat optik dari pulau terluar jadi tidak terlalu panjang,” sebutnya.

Alat ini pun sebenarnya memiliki dua tipe, selain FBG ada juga interferometer fabry-perot. Tipe ini pernah dikembangkan Bambang bersama para ilmuwan Jepang.

Namun, jenis interferometer fabry-perot terbilang lebih rumit dan butuh bujet yang lebih besar. Adapun penelitian ini dipicu oleh permintaan Presiden Joko “Jokowi” Widodo.

“Presiden sudah meminta revitalisasi sistem peringatan dini tsunami, namun kita harus melihat ada daerah-daerah seperti Lombok yang jarak dari sumber tsunami ke daratannya pendek sehingga waktu untuk menyelamatkan diri pun menjadi lebih pendek,” kata Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Eko Yulianto, dilaporkan Indopos, Senin (31/12/2018).

Sementara, menurutnya harus ada garis batas sejauh 300 meter dari bibir pantai untuk perlindungan ketika ada ancaman gelombang tinggi.

Selain LIPI, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah merintis alat peringatan dini akibat longsoran lereng Gunung Anak Krakatau. Alat itu bernama Indonesia Seismic Information System (InaSEIS).

Alat ini beroperasi di Selat Sunda dan berbasis pada pemantauan intensitas gempa skala lokal. InaSEIS dibuat secara manual oleh BMKG, sebab di dunia belum ada sistem peringatan dini tsunami akibat longsoran lereng vulkanik.

Sayangnya, BMKG belum merinci bagaimana pembuatan serta cara kerja alat deteksi tersebut. [fr]

Tags: alat pendeteksi tsunami
SendShare54ShareTweet30

Redaksi

Anda punya info menarik seputar satpam berprestasi, giat perusahaan BUJP atau komunitas satpam? Kirimkan rilis tulisannya ke email beritasatpam@gmail.com. Terima kasih

RelatedPosts

Mengenal Fungsi Tongkat T, Senjata Pamungkas Satpam

Mengenal Fungsi Tongkat T, Senjata Pamungkas Satpam

17 December 2020
Pentingnya Satpam Mengenal Kode Sandi Handy Talky. Unduh Linknya No. 5

Pentingnya Satpam Mengenal Kode Sandi Handy Talky. Unduh Linknya No. 5

18 June 2024
Mengenal Alat Keamanan Metal Detektor

Mengenal Alat Keamanan Metal Detektor

5 April 2021
ASUS TUF Gaming A15 FA506NF, Laptop Gaming Tangguh untuk Penggunaan Berat 

ASUS TUF Gaming A15 FA506NF, Laptop Gaming Tangguh untuk Penggunaan Berat 

23 October 2024
Canggihnya Helm Satpam Bandara Soeta Dibandrol Rp95 juta

Canggihnya Helm Satpam Bandara Soeta Dibandrol Rp95 juta

11 June 2020
Sewa Bodyguard, Kini Bisa Lewat Aplikasi

Sewa Bodyguard, Kini Bisa Lewat Aplikasi

3 May 2017
Inilah Tips Amankan Nomor HP dari Kejahatan Siber

Inilah Tips Amankan Nomor HP dari Kejahatan Siber

2 May 2021
Butuh Laptop Gaming yang Aman dan Tangguh? ROG Strix Scar 16 Jawabannya!

Butuh Laptop Gaming yang Aman dan Tangguh? ROG Strix Scar 16 Jawabannya!

8 December 2023
teknologi keamanan di new normal

Strategi Pengamanan dengan Teknologi di Era New Normal

12 June 2020
kacamata deteksi suhu

Tiongkok Bekali Petugas Keamanan Kacamata Pendeteksi Suhu Tubuh

28 March 2020
Next Post

Donor Darah di HUT Satpam

Hendak Ditangkap Lari, Satpam BKKBN Sinjai Ditembak Polisi

Hendak Ditangkap Lari, Satpam BKKBN Sinjai Ditembak Polisi

1428 Personil Terlibat dalam Pengamanan Debat Capres-Cawapres

1428 Personil Terlibat dalam Pengamanan Debat Capres-Cawapres

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jasa SEO DM Labs

Berita Populer

rapat koordinasi satpam yogyakarta

ABUJAPI Rumah Besar Industri Jasa Pengamanan Indonesia, Ini Datanya!

by Redaksi
22 June 2026

paradoks satpam

Security Paradoks: Antara Regulasi di Atas Kertas dan Realitas Lapangan

by Redaksi
4 July 2026

hut ke-24 bsp

HUT ke-24 PT Bravo Satria Perkasa, Perkuat Semangat Hadapi Tantangan Bisnis

by Redaksi
13 July 2026

Mengenal Jenis Kemasan Plastik yang Aman untuk Produk

Mengenal Jenis Kemasan Plastik yang Aman untuk Produk

by Redaksi
7 July 2026

noto susanto

Peran Strategis Satpam dalam Ekosistem ISO 22000:2018 dari Hulu ke Hilir

by Redaksi
30 June 2026

PKWT satpam

MK Tolak Permohonan Uji UU Cipta Kerja Oleh Satpam Soal Status PKWT

by Redaksi
20 June 2026

ACSH DIY–Jateng

Pengukuhan Pengurus Asosiasi Chief Security Hotel DIY–Jateng Sukses Digelar di Solo

by Redaksi
30 June 2026

Panel Buzzer untuk Sosialisasi Kegiatan, Solusi Jangkau Audiens

Panel Buzzer untuk Sosialisasi Kegiatan, Solusi Jangkau Audiens

by Redaksi
10 July 2026

Security Analysis: Pelajaran Ketahanan, Risiko, dan Pengambilan Keputusan dari Masa Depresi Besar

Security Analysis: Pelajaran Ketahanan, Risiko, dan Pengambilan Keputusan dari Masa Depresi Besar

by Redaksi
20 June 2026

Tergiur Judi Online, Satpam Curi Sembako Senilai Rp70 Juta

Tergiur Judi Online, Satpam Curi Sembako Senilai Rp70 Juta

by Redaksi
20 June 2026

ARSIP

JASA ARTIKEL SEO

Mau website usaha Anda mudah ditemukan dalam mesin pencari Google? Digital Media Labs melalui Web Syndication melayani jasa penulisan artikel SEO dan backlink.
Hubungi kami di: 085900018001

Web Syndication:

jurnalsecurity.com
Outsourcing.id
Bisnisdaily.id
promoukm.com
indonesiasentris.com
destinasiindnesia.com
caramakan.com
seputarhalal.com
rumahayah.com
inilahkita.com
beritakamera.com
inibekasi.com
beasiswakampus.com
beritasantai.com
wartaregional.com
BinaNews
Surabayakota.com
Portalmahasiswa.com
Kirimartikel.com
MarketDaily

YOUTUBE

https://youtu.be/9ssSGvShxlw
Jurnal Security

© 2016 Jurnal Security | By Digital Media Labs

Navigate Site

  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • ENGLISH

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • OUTSOURCING
  • NASIONAL
    • INTERNATIONAL
    • NEWS
  • INSPIRATION
    • SATPAM
    • CERITA SATPAM
    • FACEPAM
    • TIPS SATPAM
  • POLRI
    • TNI
    • REGULASI
    • ASOSIASI
    • KOMUNITAS
  • INDUSTRI
    • GIAT BUJP
    • BISNIS
    • LOWONGAN KERJA
  • HUKUM
    • KRIMINAL
    • NARKOBA
    • MODUS
  • TEKNOLOGI
    • SECURITY SYSTEM
    • CYBER
    • KESEHATAN
  • BLOKNOTE
    • KOLOM OPINI
  • ENGLISH

© 2016 Jurnal Security | By Digital Media Labs